Gue baru cerita ke sahabat gue. Dia soulmate gue banget, karena gue sama dia sama-sama baru merasakan yang namanya punya pacar pertama. Hal itu yang membuat gue memutuskan untuk bilang ke sahabat gue... Setelah itu gue cerita ke ibu.... Ya ibu sih gak heran.. karena ibu tahu kalau gue waktu itu belum ada keberanian dan cukup dewasa untuk menjalani suatu hubungan.. Kadang kalau gue cerita tentang seorang cowok, pasti ibu cuma ketawa dan cerita tentang masa pacarannya dia dulu...
Hal yang membuat ibu gue yakin kalau gue sudah menjadi remaja yang bertanggung jawab dengan semua pilihan gue adalah dengan membawa pacar pertama gue untuk menemui ibu gue.. Saat itu gue sudah membawa seseorangyang gue anggap yakin akan menjadi pacar pertama gue.. Namun ternyata bukan dia... Saat gue cerita tentang seseorang yang memang satusnya sudah menjadi pacar gue, gue belum bisa mempertemukan mereka berdua...
Bapak.. antara takut atau sungkan... gue gak pernah berani untuk bilang ke bapak gue kalau gue sudah punya pacar.. Sebetulnya bapak gue akan mengerti karena gue sudah beranjak remaja, masa seperti ini pasti akan gue alami.. Tapi satu hal yang mengganjal di hati gue... Gue selalu menjadi peri kecil bapak gue,, bapak gue akan cemburu dan merasa kehilangan saat peri kecilnya mencintai laki-laki lain selain dirinya yang selama ini menemani gue dari kecil bahkan sebelum gue lahir.... Gue pernah baca notes seseorang dari facebook tentang ayah, dan itu membuat gue menangisi bapak gue untuk pertama kalinya... Selama ini gue selalu malu kalau ingin menangis di depan bapak gue, karena gue ingin bapak gue tahu kalau gue kuat...
Satu hal yang perlu semua orang tau.... Sebesar apapun cinta gue untuk pacar gue,, hal itu tidak lebih besar dari rasa cinta gue ke orang tua gue...
Yang sangat gue sayangi sampai kapanpun : Allah SWT, Ibu, Bapak, Putra, dan Tika.......
~Love You All~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar